Ini 5 Tips Mengatasi Kerugian Investasi

Ini 5 Tips Mengatasi Kerugian Investasi

Di balik keuntungan investasi yang menjanjikan, ternyata tidak sedikit orang masih ragu untuk melakukannya.

Itu karena mereka cenderung berpikiran bahwa dampak kerugian dari investasi cukup mengerikan, apalagi sekarang ini marak munculnya investasi bodong.

Hal inilah yang membuat sebagian besar orang takut untuk terjun ke dunia investasi. Padahal, ada langkah-langkah pintar untuk meminimalkan risiko kerugian investasi. Yuk, pelajari selengkapnya melalui pembahasan berikut ini!

Ini 5 Tips Mengatasi Kerugian Investasi
Sumber : Freepik.com

5 Tips Mengatasi Kerugian Investasi

Pada dasarnya ada empat jenis risiko investasi, di antaranya adalah risiko inflasi, risiko likuiditas, risiko wanprestasi, dan juga perusahaan pailit atau dibubarkan. Untuk menghindari keempat risiko tersebut, kamu bisa mencoba lima tips di bawah ini.

1. Pahami dan Analisis sebelum Berinvestasi

Tips pertama yang harus kamu lakukan untuk menghindari risiko investasi adalah dengan memperdalam knowledge dan pemahaman atas investasi itu sendiri. Kebanyakan faktor kegagalan seorang investor adalah sekadar ikut-ikutan tren sehingga kegiatan investasi yang dilakukan tidak diimbangi dengan analisis yang mendalam.

Jadi, sebelum menentukan untuk melakukan investasi, ada baiknya kamu pelajari berbagai hal yang berkaitan dengan investasi, mulai dari instrumen, risiko, dan lain-lain. Jangan hanya fokus untuk mencari keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa melakukan analisis hal-hal mendasar atau teknis.

2. Pelajari Perusahaan Tempat Kamu Menanamkan Modal

Tips lain yang bisa kamu terapkan untuk meminimalkan kerugian investasi adalah dengan mempelajari perusahaan sebelum kamu menanamkan modal. Jangan berinvestasi pada suatu perusahaan hanya berdasarkan rumor atau hanya karena perusahaan tersebut menjanjikan pengembalian yang besar.

Baca Juga :   Investasi Jangka Pendek Terbaik Bagi Pemula

Pasalnya, kamu bisa saja akan mengalami kerugian yang lebih besar daripada keuntungannya. Untuk melakukan investasi pada sebuah perusahaan, pastikan kamu memilih perusahaan yang terdaftar dalam pengawasan OJK. Periksa juga rekam jejak atau performa dari perusahaan yang akan kamu pilih.

3. Lakukan Diversifikasi Portofolio

Diversifikasi merupakan salah satu strategi investasi yang jitu untuk meminimalkan risiko kerugian investasi yang kamu lakukan. Sederhananya, dengan melakukan diversifikasi, kamu bisa menempatkan modal kamu di beberapa produk investasi yang berbeda sekaligus.

Nah, sebelum melakukan diversifikasi portofolio, penting bagi kamu untuk mengenali profil risiko investasi terlebih dahulu. Selain itu, sesuaikan juga tujuan dan jangka waktu investasi kamu serta tentukan alokasi kebutuhan di setiap tujuan finansial yang sudah kamu tentukan.

Hal yang tidak kalah penting dalam melakukan diversifikasi adalah jangan berinvestasi pada instrumen-instrumen investasi yang memiliki karakter dan jenis yang sama. Misalnya, jika kamu ingin berinvestasi, taruh sebagian dana kamu di instrumen investasi yang risikonya lebih rendah, seperti RDPU, SBN, atau reksa dana pendapatan tetap.

4. Pelajari Bagaimana Dana Investasi Dikelola

Perusahaan yang memiliki jam terbang dan kredibilitas yang baik pastinya akan memublikasikan pengelolaan dana investasi secara terperinci. Setidaknya, sebuah perusahaan yang menerima suntikan dana investasi memiliki kewajiban untuk melaporkan pengelolaan dana dan perkembangan dana terkini.

Baca Juga :   Keunggulan dan Cara Membeli Saham BRI (BBRI)

Jadi, sangat penting bagi kamu untuk selalu up to date dan memantau kinerja tahunan investasi kamu dan melakukan rebalancing (penyeimbangan kembali) portofolio berdasarkan tujuan dan risiko investasi.

Sebagai contoh, dalam portofolio investasi kamu terdapat bobot aset saham 50% dan obligasi 50%. Jika suatu saat harga saham naik, kamu bisa menambah investasi saham sebesar 70% dan obligasi sebesar 30%.  Ini akan membantu kamu dalam menyesuaikan portofolio investasi dengan toleransi risiko kamu.

5. Gunakan Aplikasi Investasi yang Tepercaya

Kemajuan teknologi di era globalisasi menghadirkan kemudahan dalam transaksi investasi. Dahulu saat ingin berinvestasi, seseorang harus datang ke perusahaan dan melakukan transaksi secara offline. Sekarang, kesulitan tersebut tidak lagi terjadi.

Perkembangan teknologi di bidang investasi sangat menunjang kemudahan berinvestasi, apalagi dengan adanya robo advisor yang sangat membantu investor pemula. Sistem yang dibuat oleh aplikasi investasi akan memudahkan kamu dalam melakukan transaksi, pengecekan perusahaan, maupun kemudahan lain yang akan kamu dapatkan.

Robo advisor akan membantu pemula dalam mengambil investasi terbaik, perhitungan investasi tersebut akan disesuaikan dengan toleransi kerugian investasi yang kamu miliki. Terlebih lagi, kemudahan tersebut bisa kamu akses hanya melalui smartphone kesayangan kamu.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.